Bagian 3 Pelajaran 16

 اَنَّ شَعَائِرَ الْاِيْمَانِ اَرْبَعَةٌ : اَلتَّقْوَى وَالْحَيَاءُ وَالْشُّكْرُ وَالصَّبْرُ .

16. Panji panji keimanan

Sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian hukama berikut ini :

``Sesengguhnya panji-panji keimanan itu ada empat yaitu : Taqwa (kepada Allah), rasa malu, syukur, dan sabar. ``

Penjelasan :

Sikap orang yang bertaqwa disini antara lain ikhlas di dalam melaksanakan taat kepada Allah dan menjauhkan diri dari kemaksiatan .


Definisi taqwa diantaranya adalah :

وَقِيْلَ : مُحَا فَظَةُ آدَابِ الشَّرِ يْعَةِ

``Memelihara aturan-aturan syariat agama.``

 اَلْإِ فْتِدَاءُ بِالنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَوْلًاوَفِعْلًا .

``Mengikuti jejak langkah para Nabi dalam ucapan dan perbuatan. ``

Taqwa ialah :

حُسْنُ الشُّكْرِ فِيْمَانَالَ بِهِ وَحُسْنُ التَّوَ كُّلِ فِيْمَالَمْ يَنَلْ بِهِ وَحُسْنُ الصَّبْرِ فِيْمَافَاتَ بِهِ . 

``Bersyukur kepada Allah atas apa yang telah ia terima dan bertawakal atas apa yang belum ia peroleh, serta bersabar atas kegagalan yang ia alami. ``

Taqwa juga berarti :

حُبَّ الْخَلِيْلِ وَبُغْضُ اْلقَلِيْلِ وَاِتْبَاعُ التَّنْزِ تْلِ .

اَللَّهُمَّ فَنِّعْنَا بِمَا رَزَقْتَنَا وَاعْصِمْنَا مِنْ حَيْثُ نَهَيْتَنَا وَلَا تُحَوِّجْنَا إِلَى مَنْ اَغْنَيْتَهُ عَنَّا وَاحْشُرْنَا فِى زُمْرَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَبِكَأْسِهِ فَاسْقِنَا وَمِنْ مَعَا صِيْكَ جَنِّبْنَا. وَعَلَى التَّقْوَى اَمِتْنَا وَلِلذِّكْرِ اَلْهِمْنَا وَمِنْ وَرَثَةِ جَنَّةِ النَّعِيْمِ فَاجْعَلْنَا وَاَسْعِدْنَا وَلَا تُشْقِنَا يَاذَاالْجَلَالِ وَالْاِكْرَامِ .

16. Panji panji keimanan

Dan sabar itu adalah tidak mengeluh kepada selain Allah jika mendapat musibah. Dalam hal ini kita perlu berdoa dengan doa Tamim Ad Dari bin Habib yang diajarkan oleh Nabi Khidir, ketika ia kembali dai dasar tanah, karena diculik jin ke Madinah Musyarafah, sebagai berikut :

``Wahai Tuhanku, mudah mudahan Engkau memberikan nikmat kepadaku dengan rizkiMu, mudah mudahan Engkau menjagaku dari perkata perkara yang Engkau larang, mudah mudahan Engkau tidak menjadikan aku butuh kepada orang yang Engkau jadikan tidak membutuhkan kami. Dan mudah mudaan Engkau mengumpulkan aku dalam rombongan umat junjunganku, Nabi Muhammad SAW, mudah mudahan Engkau memberi minum kepadaku dengan gelasnya, mudah mudahan Engkau menjauhkanku dari maksiat maksiat kepadaMu, mudah mudahan Engkau mematikanku dalam keadaan taqwa, mudah mudahan Engkau menunjukan aku agar aku selalu mengingatMu, mudah mudahan Engkau menjadikanku sebagai pewaris pewaris Surga tempat kenikmatan, mudah mudahan Engkau menjadikanku orang yang bahagia dan tidak menjadikanku orang  yang celaka, Wahai Dzat Yang Mempunyai Keagungan dan Kemuliaan. `

`ذِرَوَةُ الْاِيْمَانِ اَرْبَعُ خِصَالٍ : الْصَّبْرِ لِلْحُكْمِ وَالرِّضَاءُ بِالْقَدَرِ وَالْاِخْلَاصُ لِلتَّوَكُّلِ وَالْاِسْتِسْلَامِ لِلرَّبِّ .

16. Panji panji keimanan

Dalam sebuah riwayat Abu Nu`man juga telah diterangkan, bahwa Nabi Muhammad SAW. Bersabda sebagai berikut :

`` Puncak iman itu ada empat yaitu : sabar dalam menerima keputusan Allah, ridha menerima takdir, ikhlas bertawakal dan menyerahkan diri sepenuhnya kepada Allah SWT (semata). ``


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagian 3 Pelajaran 22