Bagian 3 Pelajaran 11
اَلصَّلَاةُ عِمَادُ الدِّيْنِ وَالصَّقَةُ اَفْةُ اَفْضَلُ وَالصَّدَقَةُ تُطْغِىءُ غَضَبَ الرَّبِّ وَالصُّمْتُ اَفْضَلُ وَالصَّوْمُ جُنَّةٌ مِنَ النَّارِ وَالصُّمْتُ اَفْضَلَ وَالْجِهَادُ سَنَامُ الدِّيْنَ وَالصُّمْتُ اَفْضَلُ .
11. Keutamaan Berdiam Diri
Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW. Sebagai berikut :
`` Shalat itu adalah tiangnya agama, tapi berdiam diri adalah yang lebih utama. Sedekah itu dapat menahan murkanya Tuhan, tapi berdiam diri adalah yang lebih utama. Puasa itu merupakan bentengnya neraka, tapi berdiam diri adalah yang lebih utama. Dan berjuang di jalan Allah itu adalah puncaknya agama, tetapi berdiam diri itu lebih utama.``
اَلصَّمْتُ اَرْفَعُ الْعِبَادَةِ .
11. Keutamaan Berdiam Diri
Adapun tentang keutamaan diam daripada shalat itu adalah berdasatkan sabda Nabi Muhammad SAW. Sebagai berikut :
`` Diam adalah ibadah tingkat yang paling tinggi. ``(HR. Ad Dailami dari Abu Hurairah ra. )
اَلصُّمْتُ سَيِّدُ الْاَخْلَاقِ .
11. Keutamaan Berdiam Diri
Disamping itu, diam itu juga lebih utama dari puasa, sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW. Yang diriwayatkan oleh Ad Dailami dari Anas bin Malik sebagai berikut :
``Diam adalah pimpinan akhlak. ``
اَلصُّمْتُ حِكَمٌ وَقَلِيْلٌ فَاعِلُهُ .
11. Keutamaan Berdiam Diri
Jihad itu merupakan agama, tetapi diam itu justru lebih utama, yaitu yang paling tinggi nilainya jika dilihat. Hal itu tidak lain adalah karena jihad dapat dilihat dari tempat yang jauh, sebagaimana punuk unta dapat dilihat dati kejauhan. Sebagaimana sabda Nabi Muhammad SAW. Yang diriwayatkan oleh Al Qadha`I dari Anas dan Ad Dailami dari Ibnu Umar sebagi berikut :
`` Diam adalah Hikmah, tetapi sedikit sekali orang yang melakukannya. ``
قَدْ فَرَشْتَ الْفُضُوْلَ عَرْضًا طَوِيْلًا # يَا كَثِيْرَ الْفُضُوْلِ قَصِّرْ قَلِيْلًا فَاسْكُتَ الْآنَ إِنْ اَرَدْتَ جَمِيْلًا # قَدْ اَخَذْتَ مِنَ الْقَبِيْحِ بِحَظٍّ
11. Keutamaan Berdiam Diri
Diam itu adalah hikmah dan tidak banyak orang yang mau melakukannya, karena ketidaktahuan mereka. Memang, jarang sekali orang orang mau berdiam diri dari membicarakan hal hal yang justru menghancurkan dirinya sendiri. Sebagaimana yang telah digambarkan oleh seorang penyair dalam ``Bahar Khalif`` sebagai berikut :
``Wahai orang yang banyak bicara yang tidak ada faedahnya, kurangilah # Sesungguhnya engkau telah menghamparkan omongan yang tidak ada faedahnya dengan panjang lebar. Sungguh, engkau telah mengambil bagian dari suatu kejelekan # Maka sekarang, diamlah, jika kamu memeang menghendaki kebaikan. ``
أَفْضَلُ الْجِهَادِ اَنْ تُجَاهِدَ نَفْسَكَ وَهَوَاكَ فِى ذَاتِ اللهِ .
11. Keutamaan Berdiam Diri
Dalam riwayat Ad Dailami yang lain juga diterangkan, bahwa Nabi Muhammad SAW. Telah bersabda sebagai berikut :
`` Jihad yang paling utama adalah memerangi hawa nafsumu, dalam Dzat Allah (semata mata karena Allah). ``
Komentar
Posting Komentar