Bagian 2 Pelajaran 48
مَكْتُوْبٌ فِى التَّوْرَاةِ الْحَرِيْصُ فَقِيْرٌ وَاِنْ كَانَ مَالِكَ الدُّنْيَا وَالْمُطِيْعُ لِلَّهِ تَعَالَى مُطَاعٌ لِلنَّاسِ وَاِنْ كَانَ مَمْلُوْكًا وَالْقَانِعُ غَنِيٌّ وَاِنْ كَانَ جَائِعًا .
48. Tamak, Taat, dan Qana`ah
Diriwayatkan dari Wahab bin Munabbin Al Yamani ra. sebagai berikut :
``Tertulis di dalam taurat, orang yang tamak adalah sengsara, meskipun memiliki dunia, orang yang taat kepada Allah akan disenangi, meskipun ia seorang hamba sahaya dan orang yang qana`ah (merasa cukup) adalah kaya, meskipun kelaparan. ``
Kisah :
Seorang tawanan wanita muslim melar ikan diri dari penjara negara kafir. Ia berjalan kaki sepanjang 200 farsakh. Ia tidak memakan apa-apa, lalu ia ditanya bagaimana bisa kuat berjalan tanpa makan. Ia menjawab, ``Setiap aku lapar aku akan membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 2x. ``
(قُلْ هُوَ اللهُ اَحَدْ...الخ)
Catatan :
سُكُوْنُ اْلقَلْبِ عِنْدَعَدَمِ الْمَأْلُوْفَاتِ وَالرِّضَى بِقِسْمَةِ اللهِ تَعَالَى .
قَنَاعَةٌArtinya adalah hati yang merasa tenang ketika tidak ada makanan, dan senang terhadap pembagian Allah SWT.
Komentar
Posting Komentar